MIRACLE HOTEL MANADO
Kamis, 23 Februari 2017
Jumat, 07 Oktober 2016
Aman, Nyaman, Senang dan Tenang di Miracle Room
Mengadakan Pertemuan di Miracle Room ...
Aman, Nyaman, Senang dan Tenang...
Lokasi yang strategis...
Serasa Luas di dalam ruangan....
Soundsystem standart yang memuaskan...
Menu "MEAL" dan Coffeebreak " baku maso"....
Minggu, 17 Juli 2016
Jumat, 08 Juli 2016
Menjual Lewat Telepon
Kiat Menjual
Lewat Telepon
Penjualan boleh meroket. Laba bisa saja
tambah terus. Tapi citra perusahaan dan kelak laba maupun penjualan — bisa
kandas bila lupa pada hal yang kecil: cara menerima telepon yang ramah.
Menerima telepon bukanlah hal sepele seperti
yang lazim dibayangkan. Apalagi bagi perusahaan yang sehari-harinya berhubungan
dengan relasi bisnis melalui pesawat telepon ini. (Jika Anda ingin mendapatkan
slide powerpoint presentasi yang bagus tentang manajemen pemasaran,
Bisa saja, bila penerimaan telepon oleh
sekretaris atau operator buruk, transaksi yang telah diupayakan susah-susah
menjadi batal. Apalagi kalau penelepon baru pertama kali menelepon ke
perusahaan, langsung saja ia akan mendapat kesan yang negatif. Bisa-bisa ini
lantas memadamkan minatnya untuk berbisnis dengan perusahaan yang layanan
teleponnya buruk tadi.
Dana besar yang telah diluangkan
perusahaan untuk membangun dan meningkatkan citranya melalui aktivitas promosi,
iklan, kehumasan, dan sejenisnya bisa saja berkurang atau hilang maknanya jika
cara menerima telepon tetap brengsek.
Brengsek Atau Tugas Pelayanan telepon yang baik pada dasarnya hanya menuntut akal sehat saja dari
resepsionis, operator, atau sekretaris. Toh semua tahu bahwa tiap penelepon
ingin diperlakukan secara wajar dan sopan, tidak bertele-tele. Ia, penelepon,
akan geram bila terpaksa harus menunggu lama-lama untuk dihubungkan ke lawan
bicara yang dituju. Apalagi setelah menunggu seperempat jam lebih (ditemani
oleh rekaman musik dalam telepon, kalau ada) jawaban yang diperolehnya
hanyalah: “Wah, coba telepon lagi deh besok”, atau, “Bapak tidak bisa diganggu.
Nanti saja sesudah makan siang coba lagi.”
Penelepon juga kerap akan tersinggung
bila ditanyai identitasnya oleh penerima telepon lalu, setelah interval waktu,
diberitahu bahwa orang yang dicarinya tidak ada di tempat. Wajar bila penilpon
merasa ada kesengajaan untuk menghindari pembicaraan dengannya.
Memang adakalanya resepsionis atau
sekretaris ditugaskan oleh bosnya untuk menyaring telepon yang masuk. Ada
orang-orang tertentu yang hendak dihindarinya. Dalam keadaan se¬perti ini sang
bos harus bisa mengarahkan sekretaris atau resepsionis tersebut agar mampu
memberi jawaban yang tepat. Tepat dalam artian memenuhi kebutuhan bos untuk
tidak bicara dengan pihak tertentu tanpa menyinggung perasaan orang yang
dihindari itu.
Untuk itu, pertanyaan netral seperti ini
akan efektif: “Bapak Anwar? Tadi keluar, Pak. Tapi coba saya cek apakah sudah
kembali ke ruangannya. Dari bapak siapa ini?” Pembicaraan bisa berlangsung bila
atasan Bapak Anwar menghendakinya. Kalau ia tidak ingin bicara dengan
penelepon, sekretaris atau resepsionis cukup menyampaikan pesan: “Ternyata
Bapak Anwar belum kembali ke ruangan. Ada pesan?” Dengan cara “diplomatis”
seperti itu penelepon tak akan merasa kesal sehingga hubungan tetap terjaga.
Berikut
ini beberapa patokan dalam memanage komunikasi perusahaan via telepon agar
citra tetap positif dan usaha pun lancar.
1).
Telepon yang masuk harus segera diangkat. Bunyi dering lebih dari 6 kali
pertanda
pelayanan kurang sigap.
2). Langsung sebut nama lembaga, misalnya: “Halo, PT Cahaya,dapat kami bantu?”
2). Langsung sebut nama lembaga, misalnya: “Halo, PT Cahaya,dapat kami bantu?”
Penelepon akan langsung tahu bahwa ia telah menghubungi nomor yang tepat.
3). Bila ada kemungkinan penelepon harus menunggu agak lama karena orang yang
3). Bila ada kemungkinan penelepon harus menunggu agak lama karena orang yang
ditujunya sedang bicara dengan pihak lain, maka tanyakan apakah ia mau menunggu
atau menelepon saja sepuluh menit lagi.
4). Jawab penelepon dengan menggunakan namanya. “Sebentar ya Pak Broto, kami cek
4). Jawab penelepon dengan menggunakan namanya. “Sebentar ya Pak Broto, kami cek
dulu ke kantor Mr. Smith”, akan terdengar ramah dan penuh perhatian.
5). Utamakan keramahan. Kesan ramah bagi aneka macam pesan bisa disampaikan
5). Utamakan keramahan. Kesan ramah bagi aneka macam pesan bisa disampaikan
dengan suara yang lembut. Jangan segan-segan menggu-nakan kata ‘mohon’ dan
‘terima kasih’ dengan nada yang sungguh.
6). Batasi informasi. Berilah jawaban kepada penelepon secara ramah dan penuh
6). Batasi informasi. Berilah jawaban kepada penelepon secara ramah dan penuh
perhatian, tapi jangan berikan informasi yang pribadi sifatnya. Misalnya: “Oh,
Tuan
Ahmad sedang cuti. Beliau sedang liburan di Bali.”
Dengan
demikian semakin nyata bahwa dalam urusan telepon-menelepon, yang penting tidak
saja informasi yang disampaikan tetapi juga cara mengungkapkan. Bila arus
komunikasi telepon dikelola secara baik, maka tidak saja citra yang meningkat
tetapi bisnis pun (dan tingkat laba, tentunya) bisa ikut naik.
(T-Sel 082189301218) Miracle Hotel ...Banyak Promo menarik
Strategi
Penjualan untuk Miracle Hotel
|
Periode
: Mei, Juni & Juli 2016
|
Tinjauan
|
Bulan Mei Juni dan juli 2016 adalah
bulan yang tidak menarik bagi Miracle Hotel
|
Bulan yang lambat untuk pemasukan
|
Di bulan Mei 2016 banyak cari grup dan
ruang pertemuan
|
dibulan juni juli, dikarenakan bulan
puasa dan liburan, okupansi menurun
|
Tujuan :
|
1. Untuk menaikan Okupansi
|
Strategi yang di pakai adalah
|
1. Cari untuk kegiatan di ruang
pertemuan. Karena bila ruang pertemuan dijual
|
maka ada pemasukan lebih dan juga bisa mendapatkan pertambahan untuk
okupansi
|
2. Menjual ke pada tour-tour lokal
|
3. Mengencangkan promo via : email,
sosmed, telpon & sms
|
4. Bermain dalam harga : discount, paket spesial, paket 1 harga, dan paket
harga plus- Plus,
5. Promo di OTA (T-Sel 082189301218) Miracle Hotel manado |


(T-Sel 082189301218) Miracle Hotel ...Banyak Promo menarik
Strategi
Penjualan untuk Miracle Hotel
|
Periode
: Mei, Juni & Juli 2016
|
Tinjauan
|
Bulan Mei Juni dan juli 2016 adalah
bulan yang tidak menarik bagi Miracle Hotel
|
Bulan yang lambat untuk pemasukan
|
Di bulan Mei 2016 banyak cari grup dan
ruang pertemuan
|
dibulan juni juli, dikarenakan bulan
puasa dan liburan, okupansi menurun
|
Tujuan :
|
1. Untuk menaikan Okupansi
|
Strategi yang di pakai adalah
|
1. Cari untuk kegiatan di ruang
pertemuan. Karena bila ruang pertemuan dijual
|
maka ada pemasukan lebih dan juga bisa mendapatkan pertambahan untuk
okupansi
|
2. Menjual ke pada tour-tour lokal
|
3. Mengencangkan promo via : email,
sosmed, telpon & sms
|
4. Bermain dalam harga : discount, paket spesial, paket 1 harga, dan paket
harga plus- Plus, Promo di OTA
(T-Sel 082189301218) Miracle Hotel manado |


(T-Sel 082189301218) Miracle Hotel ...Banyak Promo menarik
Strategi
Penjualan untuk Miracle Hotel
|
Periode
: Mei, Juni & Juli 2016
|
Tinjauan
|
Bulan Mei Juni dan juli 2016 adalah
bulan yang tidak menarik bagi Miracle Hotel
|
Bulan yang lambat untuk pemasukan
|
Di bulan Mei 2016 banyak cari grup dan
ruang pertemuan
|
dibulan juni juli, dikarenakan bulan
puasa dan liburan, okupansi menurun
|
Tujuan :
|
1. Untuk menaikan Okupansi
|
Strategi yang di pakai adalah
|
1. Cari untuk kegiatan di ruang
pertemuan. Karena bila ruang pertemuan dijual
|
maka ada pemasukan lebih dan juga bisa mendapatkan pertambahan untuk
okupansi
|
2. Menjual ke pada tour-tour lokal
|
3. Mengencangkan promo via : email,
sosmed, telpon & sms
|
4. Bermain dalam harga : discount, paket spesial, paket 1 harga, dan paket
harga plus- Plus, Promo di OTA
(T-Sel 082189301218) Miracle Hotel manado |


Langganan:
Postingan (Atom)